Kekayaan konglomerat Israel terus meningkat meski konflik berkecamuk di berbagai sektor strategis dan investasi internasional.
Dari pelayaran, real estate, hingga game populer di Indonesia, simak daftar miliarder Israel beserta sumber harta mereka yang terus berkembang pesat di tengah ketegangan dan konflik regional. Mereka berhasil mempertahankan dan menambah kekayaan melalui investasi di berbagai sektor strategis, termasuk properti, teknologi, energi, dan hiburan global. Simak lebih dalam tentang kekayaan KonglomeratĀ Israel ini hanya di Bisnis dan Kekayaan Dunia.
Kekayaan Konglomerat Israel Terus Meroket
Meski Israel terus berada dalam kondisi konflik dan perang, sejumlah konglomeratnya justru mencatatkan kenaikan kekayaan signifikan. Data Forbes terbaru mencatat lebih dari 40 orang Israel masuk daftar miliarder dunia, dengan total harta mencapai puluhan miliar dolar. Beberapa di antaranya memiliki bisnis yang produknya populer bahkan di Indonesia, menunjukkan dampak global kekayaan mereka.
Peningkatan kekayaan sebagian besar berasal dari sektor pelayaran, real estate, teknologi, dan industri investasi. Misalnya, Eyal dan Idan Ofer memimpin dalam bisnis pelayaran dan kepemilikan properti global. Lonjakan harta mereka mencapai puluhan persen dibandingkan tahun sebelumnya, memperkuat posisi mereka di peringkat dunia.
Selain itu, sektor hiburan, game online, dan teknologi juga memberikan kontribusi besar. Igor dan Dmitri Bukhman, misalnya, sukses melalui perusahaan game Playrix yang populer di kalangan pengguna internasional, termasuk di Indonesia. Kekayaan mereka kini mencapai belasan miliar dolar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Sumber Kekayaan Dan Bisnis Global
Idan Ofer menduduki posisi orang terkaya Israel dengan harta mencapai US$34,9 miliar. Ia mengoperasikan lebih dari 210 kapal kontainer, tanker, dan kapal bulk di seluruh dunia melalui perusahaan Eastern Pacific Shipping. Selain itu, Idan memiliki saham di klub sepak bola Eropa, termasuk Atletico de Madrid dan FC Famalicao.
Eyal Ofer, saudara Idan, mengelola bisnis real estate dan investasi di bidang perbankan, energi, dan teknologi. Portofolio propertinya mencakup lebih dari 120 properti global, termasuk gedung-gedung prestisius di Manhattan. Ia juga menjalankan VC tech fund, O.G. Venture Partners, dan memiliki saham di perusahaan publik Israel.
Di sektor game, Igor dan Dmitri Bukhman memimpin Playrix dengan pendapatan tahunan lebih dari US$2,5 miliar. Game populer mereka seperti Homescapes dan Fishdom meraih jutaan pemain internasional. Kedua bersaudara ini juga berinvestasi di perusahaan video dan game jejaring sosial, memperluas jaringan bisnis secara global.
Baca Juga:Ā Benarkah Perang IranāAS Akan Membuat Dunia Masuk Krisis Ekonomi Terburuk?
Sektor Industri Lain Dan Filantropi
Michael Federmann dan keluarganya menguasai holding perusahaan dengan portofolio di industri pertahanan dan perhotelan. Sahamnya di Elbit Systems dan Dan Hotels membuat kekayaannya meningkat pesat. Sementara Yitzhak Tshuva memperoleh miliaran dari real estate dan energi, termasuk proyek di Manhattan dan Florida.
Yuri Milner menjadi investor teknologi ternama dengan portofolio di Facebook, Twitter, Spotify, dan Xiaomi. Investasinya menjadikan produk-produk teknologi yang ia dukung populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Teddy Sagi mendirikan Playtech dan perusahaan keamanan siber, sementara Arnon Milchan sukses sebagai produser film Hollywood.
Shari Arison, satu-satunya perempuan dalam daftar 10 orang terkaya, menggabungkan bisnis dan filantropi. Ia mengelola Carnival Corp, real estate, dan pembangkit listrik tenaga surya. Melalui Ted Arison Family Foundation, ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, memperlihatkan sisi keberlanjutan kekayaan konglomerat Israel.
Dampak Global Dan Populer di Indonesia
Bisnis konglomerat Israel tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memengaruhi pasar global, termasuk Indonesia. Produk game, teknologi, dan beberapa layanan hiburan mereka telah menarik perhatian konsumen lokal. Popularitas ini menunjukkan bagaimana kekayaan individu bisa berimbas pada ekonomi dan tren global.
Selain itu, kepemilikan properti dan investasi di perusahaan publik membuat mereka menjadi pemain penting dalam ekonomi internasional. Beberapa sektor seperti teknologi dan hiburan semakin memperluas pengaruh mereka di pasar Asia, termasuk melalui strategi ventura dan akuisisi perusahaan lokal.
Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah konflik, kekayaan konglomerat Israel tetap berkembang pesat. Sumber keuangan mereka yang beragam dan strategi investasi global menjadikan mereka figur penting dalam ekonomi dunia, sekaligus menarik perhatian masyarakat dan investor di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dariĀ kedglobal.com
- Gambar Kedua dariĀ finance.detik.com